Cacti merupakan salah satu tool populer yang digunakan secara luas
untuk mendukung network management yang efektif dan efisien. Tidak hanya
mampu memonitor besarnya traffic atau lalu lintas data dalam jaringan,
namun juga memiliki kemampuan untuk mengambil data-data penting lainnya
melalui SNMP, antara lain CPU dan memory usage.

Cacti Monitoring Tool
Sulitkah implementasinya? Hmm, mudah kok. Bahkan untuk yang baru
mengenal sitem operasi Linux sekalipun, normalnya tidak akan mengalami
kesulitan berarti. Apalagi distro Linux yang digunakan kali ini
merupakan distro paling populer dan terkenal paling mudah
pengoperasiannya.
Dalam tutorial kali ini, saya menggunakan Ubuntu 10.04 LTS alias
Lucid Lynx. Untuk implementasinya, silakan menggunakan Ubuntu versi
berapa saja, normalnya semua proses instalasi akan sama kok
Langkah pertama, pastikan mesin atau
komputer yang digunakan sudah terinstall Ubuntu Server dan dilengkapi
Apache, MySQL, dan PHP. Instalasi LAMP (Linux, Apache, MySQL, PHP)
silakan ikuti petunjuk langkah demi langkah
di link berikut.
Jika LAMP sudah terinstal sebelumnya, mulailah dengan menginstal paket sbb:
sudo apt-get install php5
sudo apt-get install php5-gd
sudo apt-get install php5-mysql
Kemudian dilanjutkan dengan install package cacti-spine
sudo apt-get install cacti-spine
Selama proses instalasi, beberapa kali akan muncul popup dengan
beberapa pertanyaan dan konfirmasi, antara lain sebagai berikut :
1. Warning atau peringatan mengenai konfigurasi adodb --> Tekan Enter / OK
2. Pertanyaan mengenai web server yang digunakan --> Dalam kasus ini pilih Apache2
3. Persetujuan mengenai konfigurasi database --> Pilih OK / Yes
4. Permintaan untuk memasukkan root password MySQL yang diset ketika instalasi LAMP sebelumnya
5. Permintaan untuk memasukkan password user cacti, dilakukan 2 kali untuk verifikasi
Selesai, kini aplikasi cacti sudah terinstall
dengan manis di server, tinggal mengaktifkannya melalui browser.
1. Arahkan browser ke IP / URL server cacti yang baru saja diinstall, misalnya http://10.10.10.10/cacti
2. Akan keluar semacam wizard yang akan menuntun pengguna. Ini
tinggal klik Next - Next - Finish saja. Perlu diperhatikan jika pada
langkah ketiga (sebelum klik Finish) ada kotak yang ditandai dengan
tulisan warna merah, berarti cacti tidak terinstall dengan sempurna,
sehingga instalasi harus diulangi.
3. Setelah klik finish, akan muncul halaman login. Masukkan username
dan password admin cacti. Karena ini merupakan pertama kalinya user
admin login melalui web browser, maka aplikasi akan meminta user atau
pengguna untuk mengganti passwordnya demi alasan keamanan.
4. Jika berhasil login, cek konfigurasi cacti agar sesuai dengan
kebutuhan kita. Masuk ke CONSOLE - SETTINGS - PATHS lalu pastikan tidak
ada tulisan ERROR satu pun.
5. Masuk ke tab POLLER di CONSOLE - SETTINGS, lalu ganti pilihan POLLER TYPE dari defaultnya cmd.php menjadi spine.
6. Jangan lupa untuk klik SAVE CHANGES setiap selesai melakukan perubahan setting.
Kini aplikasi cacti di server sudah bisa digunakan sepenuhnya.
SELESAI. Mudah kan