Pages

Diberdayakan oleh Blogger.
Tampilkan postingan dengan label Hardware. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hardware. Tampilkan semua postingan

Jumat, 15 November 2013

Philips Amio, Tablet Android Murah dengan Menggunakan Prosesor Dual Core 1.5GHz dan Teknologi FullSound


Perusahaan yang lebih terkenal di Indonesia dengan produk lampunya, Philips dikabarkan baru merilis tablet Android bernama Philips Amio. Tablet ini pun kabarnya bakal tersedia di pasar Eropa dengan kisaran harga di bawah 100 Euro, sekitar 1.5 juta rupiah.
Philips Amio ini hadir dengan layar berukuran 7 inci yang mempunyai resolusi 1024 x 600 piksel. Di bagian dalamnya, terdapat prosesor dual core berkecepatan 1.5GHz dan ditunjang oleh RAM sebesar 1GB serta memori internal 8GB. Tablet ini juga dilengkapi dengan slot microSD, port micro USB serta jack headset.
Tablet ini diperkirakan dengan mengunggulkan fitur audionya yang menggunakan teknologi FullSound. Philips mengunngkapkan bahwa teknologi tersebut mampu meningkatkan kualitas suara file MP3. Untuk sistem operasi, tablet ini hadir dengan OS Android Jelly Bean 4.1. Di bagian belakang, terdapat baterai berkapasitas 3000 mAh.

Rabu, 13 November 2013

Logitech G Series

Senjata Andalan Gamer
Produk ini cocok untuk gamer dengan dukungan teknologi hasil riset dan pengembangan ilmu pengetahuan.
Meskipun populasinya kecil, gamer adalah pangsa pasar yang menggiurkan. Mereka mau mengeluarkan uang yang tidak sedikit untuk membeli produk terbaik, apalagi jika produk tersebut khusus didesain untuk kepentingan mereka.
Peluang itulah yang dilihat Logitech dengan merilis seri produk input terbaru yang khusus menyasar segmen gamer. Dinamakan Logitech G Series, perangkat ini kabarnya didesain khusus melalui serangkaian riset yang dilakukan tim Logitech di Innovation Center mereka di Swiss. Menurut Logitech, seluruh jerih payah itu dilakukan untuk mewujudkan pengalaman bermain game yang lebih memuaskan dan sesuai dengan keinginan para gamer.
Jajaran Logitech G Series hadir dalam varian model yang beragam. Inilah beberapa di antaranya yang sempat mampir di lab InfoKomputer.

Logitech G400s Optical Gaming Mouse

Ditujukan untuk game berbasis FPS (First Person Shooting), mouse ini dilengkapi berbagai feature berteknologi tinggi, seperti Delta Zero sensor yang mampu menghadirkan kontrol berakurasi tinggi. Mouse canggih ini memiliki bentuk khusus yang akan menghadirkan kenyamanan via permukaan grip yang terasa sangat lembut di telapak tangan.
Perangkat ini juga dilengkapi dengan primary mechanical microswitches yang mampu mendukung penggunaan mouse hingga 20 juta kali pengeklikan. Ada pula pelapis permukaan yang bersifat hydrophobic pada bagian telapak tangan agar telapak tangan Anda tidak terasa lengket akibat keringat. Yang tidak kalah penting, perangkat ini memiliki delapan buah tombol yang dapat diprogram dan memungkinkan Anda mengubah setting DPI dari resolusi 4000 DPI hingga ke resolusi 400 DPI dengan mudah dan nyaman.

MicroPack Power-Pond-12C

Untuk Gadget dan Laptop

Kapasitas besar yang diusung produk ini merupakan backup daya perkasa untuk beragam perangkat mobile.

Powerbank belakangan ini tampak laris manis seiring maraknya penggunaan gadget di masyarakat. Cukup banyak konsumen saat ini yang selalu membawa powerbank dalam berbagai rupa. Tujuannya agar mereka dapat mengisi ulang baterai gadget-nya saat berada di luar ruangan. Inilah yang memunculkan beragam powerbank dengan kapasitas yang bermacam-macam. Namun, apakah Anda merasa kurang puas dan ingin menggunakaan powerbank yang lebih lengkap lagi? Mungkin Power-Pond-12C ini yang Anda butuhkan.
MicroPack yang biasanya menghadirkan aksesori komputer seperti mouse, keyboard, USB hub, dan lain sebagainya juga turut meramaikan pasar powerbank (yang mereka golongkan ke dalam kategori mobile charger). Nah di antara jajaran powerbank produksinya, MicroPack memunculkan sebuah model dengan kapasitas yang sangat besar, Power-Pond-12C. Kapasitas alat ini 31200 mAh. Ini merupakan kapasitas yang bahkan teramat besar untuk mengisi daya komputer tablet ukuran terbesar yang pernah ada.

Brother MFC-J6910DW

Multifungsi A3

Perangkat ini mampu menangani aktivitas mencetak, memindai, menyalin, serta mengelola faksimile menggunakan kertas sampai ukuran A3.
Tidak banyak perangkat cetak multifungsi berbasis inkjet yang mampu menangani kertas sampai ukuran A3. Brother MFC-J6910DW ini merupakan salah satu yang menawarkan kemampuan itu. Segala feature terkini telah disematkan di dalamnya, di antaranya koneksi kabel dan nirkabel, kemampuan untuk mencetak via perangkat berbasis iOS dan Android, kemampuan mencetak bolak-balik, dan kemampuan mencetak secara langsung dari kartu memori dan via koneksi pictbridge.
Untuk kemudahan pengoperasian, panel depannya dilengkapi dengan beberapa tombol fungsi dan juga layar LCD warna berbasis layar sentuh. Dari sini Anda bisa mengatur segala konfigurasi secara langsung. Segala fungsi, kecuali mencetak file dari komputer, bisa dilakukan tanpa bantuan komputer. Saat melakukan pemindaian (scanning), Anda bisa memilih untuk menempatkan hasilnya ke kartu memori, jaringan, FTP, atau e-mail.
Khusus untuk koneksi nirkabel, selain untuk menghubungkan dengan komputer dalam jaringan yang sama, koneksi ini juga bisa dimanfaatkan untuk melakukan hubungan antara perangkat gadget berbasis iOS dan Android. Anda mesti berada dalam jaringan yang sama antara perangkat dan gadget yang ada. Pada perangkat gadget, mesti terpasang aplikasi pendukung yaitu Brother iPrint&Scan yang bisa diunduh melalui App Store masing-masing.
Daya tampung kertasnya sendiri terbilang lumayan besar. Tersedia dua baki yaitu standar dan bawah. Masing-masing mampu menampung sampai 250 lembar kertas. Ini masih ditambah dengan adanya ADF yang mampu menampung sampai 35 lembar. ADF bisa digunakan untuk melakukan fungsi scan, copy, dan menerima serta mengirim faksimile. Mengingat proses cetak inkjet yang biasanya boros, Brother telah menyediakan dua pilihan cartridge yaitu kapasitas standar (high) dan besar (super high). Sementara teknologi tinta andalannya, yaitu Innobella, mampu menghasilkan kualitas cetak yang tetap prima dengan penggunaan tinta yang ekonomis (meskipun dipakai mencetak pada kertas berukuran besar, misalnya A3).
****
Brother menawarkan perangkat cetak all-in-one berbasis inkjet dengan feature lengkap dan penggunaan yang mudah untuk mencetak sampai ukuran A3. Namun karena pencetakan dokumen berwarnanya kurang optimal, perangkat ini lebih ditujukan bagi penggunaan SOHO atau UKM (yang biasanya tidak membutuhkan detail warna yang tinggi). Selain itu, semua fungsinya mampu menampilkan kinerja yang menarik.

Hasil  Pengujian
Kecepatan cetak
5 lembar
FPOT (1 lembar)
Teks mono (rtf)
38 detik
15 detik
Teks warna (rtf)
39 detik
10 detik
Teks+grafis (pdf)
1 menit 10 detik
29 detik
Gambar A4
1 menit 31 detik
30 detik
Kecepatan copy
Teks mono (rtf)
1 menit 8 detik
32 detik
Teks warna (rtf)
1 menit 9 detik
32 detik
Teks+grafis (pdf)
1 menit 19 detik
33 detik
Gambar (jpg)
1 menit 21 detik
34 detik
Kecepatan scan
Foto A4 (100dpi)
-
10 detik
Foto A4 (300dpi)
-
12 detik
Foto A4 (600dpi)
-
33 detik



Empat warna
Menggunakan cartridge dengan warna black, cyan, yellow, dan magenta, perangkat ini diklaim Brother mampu mencetak dokumen monokrom sampai dengan 2.400 lembar dan dokumen berwarna sampai dengan 1.200 lembar.




Port tersembunyi
Salah satu ciri khas mesin cetak keluaran Brother adalah penempatan kabel USB secara tersembunyi sehingga terlihat rapi.



Tanpa komputer
Melalui panel kontrolnya, Anda bisa melakukan segala fungsi pencetakan tanpa bantuan komputer, termasuk mencetak via koneksi Pictbridge serta slot kartu memori.

 Spesifikasi
Teknologi cetak
Inkjet warna
Fungsi
Print, copy, scan, fax
Resolusi
Hingga 1200x6000 dpi
Kapasitas kertas
250/250/35 lembar (Standar/Bawah/ADF)
Ukuran kertas
A4, A5, A3, A6, Exe, JISB5, LTR, LGL, Photo 4X6” (102X152mm), Index Card (127x203mm), Photo-2L (127x178mm), Post Card 1 (100x148mm), Post Card 2 (148x200mm), C5 Envelope, Com-10, DL Envelope, Monarch, Photo-L (89x127mm), LGR, JISB4, Y4 Envelope
Sebagai pemindai
Teknologi
Flatbed CIS, ADF
Resolusi
Hingga 2400x2400 dpi /hingga 19200 dpi (optis/interpolasi)
Kedalaman warna
24-bit
Sebagai faks
Kecepatan modem
33,6 Kbps
Resolusi (maks.)
400x400 dpi
Fasilitas Fax
PC-faks, reduksi auto, memori transmisi hingga 400 halaman, pengalihan/penerimaan faks, di luar penyimpanan kertas hingga 400 halaman, akses ganda
Sebagai copier
Pengecilan/perbesaran
25 – 400 %
Resolusi (maks.)
Hingga 1200x1200 dpi
Fasilitas copy
Mencetak 2 atau 4 halaman dalam satu lembar, ID copy, multicopy hingga 99 lembar
Spesifikasi Umum
Koneksi
USB 2.0, USB Direct Print, PictBridge, Media Cards, LAN, Wireless LAN
Dukungan kartu memori
Memory Stick/Pro/Duo/Pro Duo, MMC/Plus/Mobile, SD/mini-SD/micro-SD/SDHC/mini-SDHC/micro-SDHC
Sistem operasi
Windows, MacOS
Bobot
18,5 kg
Dimensi (plt)
54x48,9x33,1 cm
Konsumsi daya
0,3/4/8,5/28 watt (off/sleep/ready/aktif)
Situs Web
Garansi
2 tahun
Harga tinta (black/color)*
Rp190.000/Rp125.000
Harga (kisaran)*
Rp5.490.000
*Brother International Sales Indonesia, (021) 574-4477; ECS Indojaya, (021)6231-2893

Plus     : Kualitas cetak dokumen cukup baik; menangani kertas sampai ukuran A3; cetak nirkabel dari PC dan perangkat mobile; opsi aktivasi Wi-Fi beragam; panel kontrol touchscreen intuitif; memori faks hingga 400 halaman.
Minus : Kualitas cetak foto/gambar berwarna kurang maksimal.

Skor Penilaian
-
Kinerja             : 3,5
- Fasilitas           : 4,25
- Kemudahan     : 4
- Harga               : 3,75
- Skor total         : 3,87

Seagate Laptop Thin SSHD

Serasi untuk Ultrabook

Menjamurnya penggunaan ultrabook agaknya berimbas pada adanya kebutuhan akan perangkat storage yang mesti sesuai, baik desain maupun kinerjanya. Dari sisi kinerja, dibutuhkan dukungan boot secepat SSD. Ini membuat hadirnya hard disk hibrida yang melibatkan hard disk berbasis cakram dan memori NAND. Namun ternyata rampingnya ultrabook juga mensyaratkan form factor 7 mm. Inilah yang ditawarkan produk storage Laptop Thin SSHD (model ST500LM000) dari Seagate.

Perangkat storage yang disebut SSHD (Solid-State Hybrid Drive) ini menganut desain 7 mm, lebih langsing dibanding SSD atau hard disk 2,5” umumnya yang berketebalan 9,5 mm. Perangkat ini mengimplementasikan Adaptive Memory Technology (AMT) yang akan mendeteksi data yang sering diakses. Data ini selanjutnya akan disimpan pada pada MLC NAND 8 GB. Dengan begini, proses kerja aplikasi akan menjadi lebih kencang layaknya SSD. Sementara data konvensional sendiri didukung memori buffer/cache 64 MB di dalam storage.
****
Dengan rancangan hibrida, produk ini memang menawarkan kemampuan yang lebih baik dari hard disk biasa dengan harga tidak semahal SSD. Setidaknya Anda akan mendapatkan kinerja rata-rata 20% lebih kencang dan juga proses booting 45-50% lebih cepat. Namun hal ini tergantung kepada prosesor yang digunakan. Produk ini merupakan upgrade yang cukup pantas dicoba.

Hasil Penguian
CrystalDiskMark 3.0.1 (1GB sequential)
Read
Write
108,6 MB/detik
113,5 MB/detik
ATTO Disk Benchmark (4k data)
9,5 MB/detik
84,5 MB/detik
ATTO Disk Benchmark (512k data)
106,5 MB/detik
102,3 MB/detik
Test Bed:
-CPU Intel Core i3-2100 (3,1GHz)
-Motherboard Asus P8P67 Pro
-RAM Kingston HyperX DDR3 PC3-14900 4 GB (2 x 2GB)

Spesifikasi
Interface
SATA III (6Gb/s)
Kapasitas
500 GB
Buffer cache
64 MB + NAND 8 GB
Seek average (read/write)
<12/14 ms
Kecepatan rotasi
5400 RPM
Masa pemakaian (MTBF)
600.000 load
Bobot (g)
90
Garansi
3 tahun
Situs vendor
Harga (kisaran)*
Rp1.499.000
* Jayacom, (021) 601-1925; Terra Data, (021) 626-6781; Minggu pertama April 2013

Plus     : Kinerja meningkat; garansi 3 tahun.
Minus : Agak mahal.

Skor Penilaian
- Kinerja              : 4
- Fasilitas            : 4
- Penggunaan    : 4
- Harga               : 3,5
- Skor total         : 3,9

SanDisk Extreme I

Bikin Sistem Melesat
Menyambut ulang tahunnya yang ke-25 di semester kedua 2013 ini, SanDisk memperkenalkan beberapa produk baru yang kencang. Salah satunya adalah SSD. Produk semacam ini kini banyak dicari konsumen yang membutuhkan kinerja penyimpan yang lebih melesat. SanDisk Extreme II merupakan kelanjutan versi sebelumnya dan menjadi varian premium untuk saat ini.
Seperti halnya model Ultra Plus, SSD ini menggunakan NAND jenis MLC (eX2 ABL) 19 nm. Namun, dipakai controller Marvell 88SS9187 yang lebih baik dan berbeda dengan Extreme versi awal yang memakai SandForce. SSD dengan tebal tujuh mm ini diklaim menghadirkan kinerja baca secara berurutan dengan kapasitas 550 MB/detik (seperti halnya produk high-end dari OCZ dan Intel).
****
Karakter baca-tulis di Extreme II sebenarnya cukup mirip dengan Ultra Plus, dengan peningkatan berarti pada proses pembacaan data. Controller dan firmware yang dioptimalkan berhasil membuat storage ini berlari cepat meski load yang diatur oleh controller cenderung tidak maskimal. Namun kami menilai kemampuan SanDisk Extreme II sudah sangat mengagumkan dan ideal, khususnya bagi pengguna laptop atau PC desktop yang ingin mendapatkan sistem dengan kinerja lebih maksimal.

Hasil Pengujian
Pengujian
Sequential Read
Sequential Write
CrystalDiskMark 3.0.1 (1GB sequential)
487,5 MB/detik
457,9 MB/detik
ATTO Disk Benchmark (4k data)
118,01 MB/detik
113,93 MB/detik
ATTO Disk Benchmark (512k data)
462,82 MB/detik
434,96 MB/detik
Test Bed:
-CPU Intel Core i3-2100 (3,1 GHz)
-Motherboard Asus P8P67 Pro
-RAM Kingston HyperX DDR3 PC3-12800 4 GB (2 x 2 GB)

Spesifikasi
Antarmuka
SATA III
Kapasitas
240 GB
Kinerja optimal Baca
hingga 550 MB/detik
Kinerja optimal Tulis
hingga 510 MB/detik
Masa pemakaian (MTBF)
2 juta jam
Bobot
58 gram
Garansi
5 tahun
Situs vendor
Harga (kisaran)*
Rp1.852.000 (120 GB); Rp3.158.000 (240GB); Rp5.929.000 (480GB)
* Bhinneka.com, (021) 2929-2828; Minggu pertama Agustus 2013

Plus     : Kinerja baca tinggi; hemat daya; tebal 7 mm + adapter 9,5 mm; garansi panjang.
Minus : Harga cukup mahal.

Skor Penilaian
- Kinerja            : 4,6
- Fasilitas          : 4,25
- Harga              : 3,5
- Skor total        : 4,15